Wagub NTB Kunjungi RSUD dan Puskesmas BLUD Pemenang

Tanjung, Humaspo Setda KLU--Memberikan semangat sekaligus motivasi kepada petugas kesehatan yang menangani Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara, Wakil Gubenur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Puskesmas BLUD Pemenang dan RSUD KLU, diterima Pj. Sekda Drs. H. Raden Nurjati. Hadir bersama wakil gubernur antara lain Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB, Kadis Kesehatan, Kepala Biro Humas dan Protokol, serta Kepala Biro Kesra Provinsi NTB.
 
Sementara turut mendampingi Pj. Sekda antara lain Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda KLU Evi Winarni, SP, M.Si, Kadis Kesehatan dr. HL Bahrudin beserta seluruh Kepala Puskesmas se-KLU. Mengawali aktivitas kunjungan wakil gubernur melihat langsung sistem pelayanan di tengah pandemi yang diselenggarakan oleh Puskesmas Pemenang dan RSUD dalam upaya memberikan pelayanan yang nyaman dan aman kepada pasien. Pada kegiatan kunker itu, Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Siti Rohmi Djalilah, M.Pd merasa berbahagia bisa berkunjung dan melihat RSUD dan Puskesmas Pemenang yang diapresiasi luar biasa bagus, suatu hikmah dari kejadian gempa bumi 2018.
 
Dikatakan Rohmi, Kabupaten Lombok Utara telah membuktikan diri pada dua tahun lalu daerah yang rata dan terparah tapi sekarang sudah normal, aktif, dan bagus kembali. Kondisi itu, katanya, berkat dari kerja pemerintah dan masyarakat Lombok Utara yang luar biasa, sehingga saat pandemi Covid-19 mentalnya sudah kuat. "Alhamdulillah KLU sudah zona kuning, namun ingat namanya pandemi ini dalam waktu dekat bisa berubah dan gampang sekali mengalami perubahan jika kita lengah," pesan Umi Rohmi. Diingatkannya, semakin bagus zona maka semua pihak semakin dituntut untuk meningkatkan kedisiplinan dan kerja keras untuk menahan penyebaran covid. Jangan sampai ada yang meninggal sebab begitu ada pasien covid meninggal, maka seketika itu pula zona berubah menjadi kembali merah. "Jadi, tugas kita adalah bagaimana mempertahankan jangan sampai ada yang meninggal. Pandemi covid dan penyebarannya bisa kita jaga bersama dan itu kuncinya adalah kedisiplinan dan penegakan protokol kesehatan," pesannya lagi.
 
Pada kesempatan itu, Wagub berharap pimpinan Puskesmas sebagai garda terdepan hendaknya sungguh-sungguh dalam penegakan Protokol Covid-19. Semoga tenaga kesehatan baik dokter, perawat, dan para pegawai terlindungi dengan baik. "Tepat bila ada yang sakit jangan biarkan masuk untuk mencegah dan menimalisir penularan di tempat kerja. Kita tahu di Indonesia banyak juga klaster datang dari perkantoran dan tempat kerja yang lain," imbuh wagub. Lebih lanjut disampaikan Rohmi, Posyandu keluarga yang telah dilaunching beberapa waktu yang lalu agar terus meningkatkan pelayanan. Targetnya, kata wagub, pekerjaan rumah seperti masalah gizi buruk, pernikahan dini, angka kematian ibu dan bayi bisa kita atasi dan terselesaikan dengan baik. "Semoga pelayanan kesehatan di KLU ini semakin baik dan semoga saja Kabupaten Lombok Utara meletakkan pembangunan kesehatan pada porsi utama," harap Wagub NTB itu.
 
Dalam pada itu, Pj. Sekda KLU Drs. H. Raden Nurjati menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Gubenur NTB beserta rombongan ke Lombok Utara dalam rangka memberi dukungan, semangat, dan motivasi kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Lombok Utara. Dijelaskannya, Pemda KLU terus berupaya memberi pelayanan maksimal dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di antero Lombok Utara. Dalam upaya memenuhi kebutuhan dan memulihkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi, kata Nurjati, Pemda KLU juga sudah membagikan JPS Kabupaten, BLTDD, JPS Provinsi. Dalam hal JPS Kabupaten, dituturkannya, pemda juga melibatkan UMKM yang ada dalam hal penyediaan produk lokal yang bisa mengisi JPS yang pemda bagikan kepada masyarakat.
 
Ditempat yang sama Direktur RSUD dr. H. Syamsul Hidayat, menyampaikan RSUD KLU sudah merawat 67 pasien. Kata dr. Syamsul, selama dua minggu terakhir RSUD tidak merawat lagi pasien yang terkonfirmasi positif. "Alhamdulillah, sejak awal penanganan Covid-19 di KLU ini, pemda menyiapkan dua tempat, selain di RSUD ini ada juga di eks RSUD Sementara yang berlokasi di samping Pasar Tanjung. Kita jadikan sebagai pusat karantina pasien, sehingga pelayanan pasien covid berjalan dengan baik," jelas Durektur RSUD KLU ini.
 
Diterangkan dr. Syamsul, sampai saat ini tenaga kesehatan KLU yang terkonfirmasi positif sebanyak tujuh orang. Jumlah itu pun, tuturnya, karena nakes sempat bertugas di tempat lain dan dari daerah zona merah. Secara keseluruhan, sambungnya, KLU saat ini masih zona aman sehingga sampai hari ini yang melakukan isolasi mandiri di rumah tinggal satu saja. Sembari berharap semoga dengan kunjungan wagub bisa menambah semangat dan motivasi semua pihak terutama nakes untuk terus berkerja dan memberikan pelayanan sesuai standar Protokol Covid-19," tutupnya.
 
(sid) foto: sid/humaspro

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial